Kasus Kosmetik Ilegal, Polisi Ingin Korek Ini dari Nia Ramadhani dkk

06 December 2018 by
Kasus Kosmetik Ilegal, Polisi Ingin Korek Ini dari Nia Ramadhani dkk

Polda Jawa Timur dalam waktu dekat akan memanggil Nia Ramadhani, Via Vallen, dan Nella Kharisma dalam kasus kosmetik ilegal bernama DSC (Derma Skin Care) Beauty.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Magera mengatakan penyidik sangat membutuhkan keterangan mereka. Sebab, Nia Ramadhani Cs jadi endorese produk tersebut.

"Setiap penyidikan itu perlu pembuktian. Salah satunya adalah mengapa produk ini begitu banyak peminatnya," kata Barung Kamis (6/12/2018).

"Ternyata memang ada yang endors beberapa artis yang cukup terkenal," ujarnya lagi.

Nia Ramadhani saat ditemui di Central Park, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2018). [Ismail/Suara.com]
Nia Ramadhani saat ditemui di Central Park, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2018). [Ismail/Suara.com]

Pemanggilan Nia Ramadhani, Via Vallen dan Nella Kharisma nanti masih sebagai saksi. Penyidik akan menggali informasi apakah mereka tahu atau tidak produk yang dipromosikan itu ilegal.

"Kita periksa apakah yang bersangkutan tahu bahwa itu masuk dalam registrasi badan kesehatan atau BPOM. Itu nanti yang akan kita tanyakan kepada yang bersangkutan," kata Barung.

Pedangdut Via Vallen. [Dok. PR & Media INASGOC]
Pedangdut Via Vallen. [Dok. PR & Media INASGOC]

Sebelumnya, Polda Jatim mengamankan seorang tersangka berinisial KIL. KIL adalah orang yang memproduksi kosmetik dengan merek DSC (Derma Skin Care) Beauty.

Untuk membuat DSC Beauty, tersangka menggunakan bahan campuran dari sejumlah merek terkenal.

Sementara untuk memasarkan produk tersebut, tersangka menggaet sejumlah artis untuk dijadikan endorse. Artis-artis tersebut antara lain VV, NR, MP, NK, DJB dan DK.

 

Berita Terkait:

Apa Reaksi Anda ?

Love
100%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
793 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Zamil Zamil 18 December 2018 | 23:00:26

"But, strictly speaking, this mythology was no essential part of ancient religion, for it had no sacred sanction and no binding force on the worshippers

riki Sodikin 18 December 2018 | 21:46:33

biar banyak untungnya kali ya dari kosmetik

Jisung Gaming 18 December 2018 | 17:35:14

tak secantik luarnyaa

lisin art 18 December 2018 | 15:01:44

ternyata sudah di lakukan penyidikan terkait kasus itu

Roby Efendi 17 December 2018 | 20:49:48

wah kacau nih cantik cantik kena kasus kosmetik yahh

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top